Open Happiness :)
04 Feb 2010 Leave a Comment
in Uncategorized Tags: coca cola, english translation, monkey majik, open happiness
I woke up this morning toss and turning
The present is too much too bear
I missed you, even if I prayed there’s nothing I can do
Would you come home to me?But more than anyone
Beat the feeling, always dreaming
Cause I only want you in my life
I want you back, please don’t cry, because you’re always on my mind
Happiness can be found, you know it’s happiness
When you wake up, a new (world)
I know we lost track in a world that no one has seen before.
Your happiness my happiness
Breaking through the blue sky
I wonder wonder wonder where your feet have been
I’ll search for it
How long has it been since we separated?
The seasons have changed, haven’t they
As long as you find me, i’ll keep you beside me
No matter how far the distance
You know, i’ll be waiting baby, nothing will change
That smile that always waited
That smiling you is no where to be found
A lot of worries, even a small seed
You know that my hand are full now, overflowing
Those seed one by one
A greater future for the two of us
All my life the seeds of time have overflowed and now i know
What kind of ordinary future ahead of us
The grass on the other side is such a dazzling green
I know it’s a mistery, need something to hit me
it’s time to go and get myself in line again
I’ll let the small seeds bloom into flowers in the future
Brilliant colors before long
I can’t see you but i feel you near
Blooming everywhere
We will be together
One day the two of us
I woke up this morning toss and turning
The present is too much too bear
I missed you, even if I prayed there’s nothing I can do
Would you come home to me?now would you come home to me?
Happiness can be found, you know it’s happiness
When you wake up, a new (world)
I know we lost track in a world that no one has seen before.
Your happiness my happiness
Breaking through the blue sky
I wonder wonder wonder where your feet have been
I wonder wonder wonder where your feet have been
I’ll search for it
**englih translation of Open Happiness (Monkey Majik)
i post it just because i love this song much..(and also it’s meaning, for sure)
Harmonika dan Biola
02 Feb 2010 1 Comment
in Uncategorized Tags: 3/4, ansamble musik, beasiswa, biola, harmonika, pemberian, perjuangan, SMA, Stainer
adalah 2 dari alat2 musik yang saya miliki..
Dan keduanya memiliki ceritanya sendiri2
Saya memainkan harmonika sejak SD, sekitar kelas 5 atau kelas 6 saat itu.
Awalnya gara2 ngliat film Digimon 1, karakter Yamato yang biasa bawa harmonika kemana2 dan sering main harmonika..
Dari itu, saya ingin bisa bermain harmonika, dan ternyata ayah saya mempunyai sebuah harmonika. Harmonika lama merk………. Ketika saya mengungkapkan keinginan bisa bermain harmonika, Papah lalu memberikan saya harmonika itu.. Bingung melihat bentuk batang harmonika, saya bingung bagaimana cara nada2nya bisa dimainkan. papah cuma bilang, itu cuma seperti ditiup dan ditarik. Untuk nada do, mi, sol ditiup, sisanya semacam dihisap begitu lah.
Dan tidak butuh waktu yang lama bagi saya untuk menguasainya. Saya pun juga segera mengetahui letak2 nadanya.
Saat saat itu, saya selalu membawa harmonika kemanapun saya pergi. Piknik SD, perpisahan saat2 SD, dan ketika itu, saya masih senang menyendiri dan memainkan harmonika saya sendirian. Saat sedih, saat kesepian, harmonika menjadi semacam alat musik yang menyuarakan perasaan hati saya.
Tapi itu dulu, waktu SD.. Selang waktu sejak beberapa saat itu, saya “meninggalkan” harmonika saya. Dan ketika SMA, saya bergabung dengan grup ansamble musik. Karena saya tidak terlalu mahir memainkan alat2 musik yang lain (seperti keyboard-walaupun sedikit2 saya bisa), sayapun kembali memainkan harmonika saya. Lagipula di grup ansamble waktu itu, gag banyak yang bisa memainkan harmonika. Hanya saya dan seorang teman anak aksel. Dan ketika akhirnya teman saya fokus belajar untuk ujian akhir dan mundur dari grup ansamble (karena kelas akselerasi itu tadi), akhirnya hanya saya sendirian yang memainkan harmonika disana. Dan kalau boleh jujur, walau harmonika emang punya nadanya yang khas dan indah (hehe), tetapi kalau di dalam grup ansamble, suaranya “kemakan” sama suara2 alat musik yang lain. Mana waktu manggung, biasanya mike barengan sama kakak nagkatan yang main flute, jadinya bener2 berasa kayak gag kedengaran suara harmonika disitu. Saya juga belum pernah denger ada harmonika elektrik (biar suaranya bisa lebih kenceng), akhirnya lagi lagi) saya meninggalkan harmonika saya dan bergabung dengan teman2 yang bermain pianika.
Tentang harmonika, saya juga punya cerita tersendiri. Waktu itu, seorang teman dekat SMA saya pada suatu saat tiba2 menyodorkan pada saya sebuah kotak. Lalu dia bilang, “kapan2 ajari saya bermain harmonika ya”. Sungguh waktu itu saya sangat surprise, dan tidak menyangka teman saya yang terlihat cuek itu, ternyata memperhatikan permainan harmonika saya dan dia memberikan harmonika itu untuk saya. Dan dia ingin mendengar saya memainkan harmonika di depannya.
Dan tentang biola, alat musik ini punya ceritanya sendiri..
Sekarang saya sudah memiliki sebuah biola 3/4 merk Stainer. Ukuran 3/4 ini emang disesuain sama ukuran tubuh dan ukuran panjang tangan saya yg emak termasuk kecil..n.n.
Dari dulu saya selalu pengin punya biola dan bisa main biola. Tapi orangtua saya entah knapa,,sangat2 ga setuju buat saya punya alat musik ini. Kedua kakak saya juga dari dulu sebenernya pengin main alat musik dg 4 dawai ini juga, tapi selalu dilarang. alasannya macam-macam lah (dan cenderungnya agak ga masuk akal). Seperti misal orang yg main biola itu cepet mati, penyakitan, umurnya pendek..heu3, aneh kan..>.<
Pernah suatu ketika kakak cowokku ngajak aku ke toko biola & diam2 mw beliin biola tanpa sepengetahuan orangtua (terutama dari Mamah). Maksudnya kakakku, biar yang penting dibeli dulu, urusan penjelasan ntar aja di belakangan, gt…
Eh, ga tau gmana,,kita udah sampe ni di toko biola&milih2 juga, tiba2 HP kakak berdering. TUUUUT,,diangkat, well, trnyata telpon dari Mamah.
"Lagi pada dimana ni?diluar hujan lo.."
(Kakakku yg ga bisa / biasa boong – walau terdiam sejenak sambil mikir- akhirnya ngomong juga)
"ee…di toko biola…"
Aku yang waktu disamping kakakku tau klo yg telpon dari mamah, langsung ngelirik&walau aku ga megang HPnya, aku bisa denger kata2 mamah darisitu
"Ngopo ning toko biola???”(kenapa ada di toko biola-red)
“Ee,,,anu mah,,liat2 dulu,,maw nyariin buat dinda…”,kata kakakku pelan.
“Ora!!!Ra Sah!!!‘ (suara mamah dari telpon kedengeran keras&aku juga bisa denger)
“Mending tukokke sepatu wae kono, jarene wingi dinda butuh sepatu”(lebih baik dibelikan sepatu saja, katanya kemarin dinda butuh sepatu)
DUERRR!!Biola dibandingin sama sepatu,,alamaakk..>.<.
Karna ga berani mbantah, akhirnya aku dan kakakku keluar dari toko alat musik itu. Aku sendiri juga udah semacam ga peduli, kecewa juga ga, aku juga ga bisa apa2 klo mamah udah bilang ngga. Akhirnya kita terus pulang ke rumah (dan ga jadi ke toko sepatu juga :3)
Sampai pada suatu ketika, kakakku tau aku lagi apply sebuah beasiswa pendidikan. Kalau lolos, tunjangannya termasuk cukup besar&bisa bantu orangtua bgt dari biaya kuliahku. Disitu kakak motivasi aku&doakan aku supaya aku bisa lolos beasiswa ini. Dia juga bilang ke aku, kalo aku bener bisa lolos ni beasiswa, sebagai hadiahnya, kakak akan belikan aku biola. Dia juga bilang, pasti Mamah ga akan keberatan kalau aku dibelikan biola, apalagi kalau aku lolos beasiswa ini.
"Mah, kalu dinda lolos beasiswanya, aku belikan biola ya", katanya suatu hari.
Mamah diem sejenak dan bilang, “Yo, tur nek lolos yo,,sakkareppe nek arep opo”(Ya, tapi kalau lolos ya,, terserah mau apa).
Dan setelah lewati masa seleksi yang cukup panjang&berbulan2, alhamdulillah,,akhirnya aku bisa dpt beasiswa itu. Dan seperti janji kakakku itu, dia membelikanku sebuah biola yang dibeli di Jakarta. Kakak perempuanku dan kakak iparku yang membawakan titipan biola dari Jakarta itu ke Jogja. Sungguh,,aku benar2 terharu bisa dapetin biolaku yg sekarang ini. Dan lagi juga buat kakakku yg satu itu, i love you dah…!!aku bener2 sayang sama dia, dah berjuang juga buat belikanku benda yg dari dulu diimpikan..:’)
Dan sekarang ini, biola 3/4 ku yang kuberi nama “Teci”. Kenapa Teci?? Aku sendiri juga ga tau kenapa,,yang langsung terlintas di pikiran saja..Aku juga suka sama nama itu,Teci =).
Jadi walau aku belum bisa mainin Teci-ku dengan sempurna, dg pelan-pelan belajar dari awal, aku tau suatu saat nanti aku bisa mainin alunan melodi yang indah bersama teci-ku ini >:)

