Is this good to be ambitious???
31 Jan 2010 Leave a Comment
in my contemplation Tags: ambisius, kacamata kuda, semangat
Akhir akhir ini aku cukup tergelitik dengan hal ini. Beberapa orang di sekitar / orang-orang yang aku kenal, adalah orang-orang yang ambisius (setidaknya ini yang aku rasakan). Pun penyebabnya macam-macam. Ambisius untuk mengejar kedudukan, mengejar prestise, mengejar prestasi, dan lain sebagainya. Well, aku akui..ada sisi yang aku kagumi dari orang-orang macam itu. Semangat juang, usaha, dan kerja keras yang mereka kerahkan untuk bisa mencapai ambisi mereka, memang patut dihargai.
hanya saja, yang lebih banyak kulihat dan kurasakan, orang-orang macam itu jadi cenderung egosentris. Orang-orang yang jadi hanya berfokus pada dirinya sendiri saja, hanya ambisinya saja. Dan entah kenapa-kalau boleh saya analogikan-, mereka itu spt orang2 yang memakai kacamatakuda. (Tau kan kacamata kuda gmana?? yg biasa dipake ke kuda yg bikin kuda biar ga meleng liat sana sini tp lurus liat jalan di depan). Lurus, ga ngliat sekitar. Dan seringnya mereka jadi cenderung kurang peka atau kurang berempati thdp orang-orang/perasaan orang-orang yang ada di sekitarnya.(syukur setidaknya org2 yg kukenal ga sampai menghalalkan segala cara utk mencapai tujuannya, Insya Allah)
Dari sudut pandang diriku yg agak2 plegmatis ini,kadang berada di antara orang-orang yang ambisius terasa agak menyesakkan hati,(ekstrimnya: ngrasa agak terintimidasi) entah kenapa. Tapi sebelumnya dibedakan ya, antara orang-orangyg bersemangat tinggi sama orang yang ambisius!! Itu 2 hal yang berbeda. Jadi bukan berarti kalau aku berada di antara orang-orang yg bersemangat tinggi, aku jadi ngrasa terintimidasi, bukan begitu! Beda.. Orang2 yang bersemangat dg “tulus” (waduh, bingung pilih kata yg tepat utk jelasin yg aku maksud,,,jd biar aku tulis bgitu aja) scara otomatis bisa mempengaruhi mood dan jiwaku untuk turut bersemangat. Tapi dengan orang-orang ambisius, ga tahu kenapa, justru terkadang buat diriku terasa kayak terintimidasi, gerah, dan rasanya ingin menghindar.
Tiba tiba jadi kepikiran juga ni, sebenernya siapa yang ‘error’ di sini ya..?Orang orang ambisius atau emang justru diriku sendiri ini yang merasakan ketidaknyamanan diantara orang-orang ambisius??
Haha..it’s just my random contemplation..
