Way to express love (note this, boy)!:)
24 Apr 2011 1 Comment
How do you express your feeling (especially love) for someone special in ur life??
Sebagian atau kebanyakan orang mungkin mengungkapkannya dengan rayuan maut dengan kata kata semanis kembang gula (ati-ati manisnya bisa bikin gigi bolong :p)
Atau dengan membuatkan puisi dan mendendangkan lagu romantis di depan sang pujaan hati (uplot di youtube aje mas, syapa tau jadi terkenal kayak JB)
Memberi surprise dengan memberikan hadiah hadiah yang muncul secara misterius di depan rumah atau kos tanpa muncul tanda2 orang yang memberi??
(oh,i’ve ever got this way from somebody, again..it didn’t work! – malah membuat saya takut -_- )

SMS penuh dengan kata kata cinta dengan dosis tinggi 10 hari sekali??(emang obat?)
Secara umum,,oh yeah,,wanita memang mungkin bisa luluh dengan perlakuan pelakuan manis dari seorang pria untuk membuktikan betapa besar perasaan sang pria pada wanita tersebut. Siapa sih wanita yang nggak klepek klepek dengan bombardir perlakuan2 so swit bak film korea dengan artis yang cuantek2 dan aktor yang ganteng2 itu
Oke boys, you can do anything sweet to prove your love to girls. But,well…mungkin ga semua gadis lo..yang benar2 bisa diluluhkan oleh hal hal manis kayak gitu.
Saya tergelitik dari satu kisah cita sosok artis dan aktor indonesia yang saya baca dari sebuah tabloid. Sudah pasti banyak dikenal yaitu Mbak Angelina Sondakh dan Mas Adjie Massaid. Alkisah bahwa mas alm. Mas Adjie Massaid ketika dahulu, jatuh hati pada Mbak Angie karena pesona dan kecerdasan yang dimiliki oleh Mantan Putri Indonesia tersebut. Dan walau sudah dengan usaha dan perlakuan manis yang diberikan oleh Mas Adjie kepada Mbak Angie, toh ternyata belum mampu meluluhlantakkan hati dan membuat sepenuhnya percaya akan cinta dari sang anggota dewan ganteng itu.

Dan hal apa gerangan yang akhirnya menghancurkan benteng pertahanan hatinya?? Yaitu ketika beliau melihat Mas Adjie memeluk seorang nenek tua di suatu momen perjalanan kampanye, dimana di mata Mbak Angie hal tersebut terlihat begitu tulus dan penuh kasih. Hal seperti itu yang kemudian mulai menggetarkan hati Mbak Angie dan membuatnya jatuh cinta kepada Adjie Massaid bahkan sampai yang terkasih tersebut berpindah ke dimensi lain.
Apa yang ingin saya sampaikan disini adalah..cerita di atas menjadi salah satu contoh bahwa cinta terkadang tidak bisa ditumbuhkan dalam waktu yang singkat dan hanya dengan hal hal manis yang ditunjukkan sang pria kepada sang gadis.
1. Terkadang bisa membutuhkan waktu yang lama untuk menumbuhkan cinta, yang mana hitungannya bukan lagi dalam hari atau minggu..bisa bulan atau bahkan bertahun tahun.
2. Bukan hal manis yang ditujukan kepada sang pria kepada sang gadis untk meluluhkan hatinya, tapi empati pria tersebut kepada orang-orang lain atau kepeduliaannya terhadap manusia lain yang bisa merontokkan benteng pertahanan hati seorang gadis.
3. Dukungan dan support yang diberikan oleh pria terhadap impian / cita cita sang gadis bisa menjadi suatu hal yang lebih berharga dari apapun yang diharapkan oleh seorang perempuan
4. Kesediaannya untuk mendengar semua keluh kesah dan cerita yang mungkin terdengar tak beraturan, tapi didengarkannya dengan begitu sabar dan menyediakan bahunya untuk tempat menangis (walau tidak ada kata kata yang diucapkan oleh pria tersebut pada sang wanita)
5. Keseriusan dan kegigihan pria dalam melakukan sesuatu yang dia sukai atau tekuni,,percayalah, bisa menjadi poin tersendiri yang bisa membuat sang gadis tersenyum penuh makna padamu wahai pria
6. Dan satu hal penting, mungkin baik juga untuk memberikan suatu kejutan dan menunjukkan perlakuan perlakuan manis-manis kepada sang gadis,,tapi bukan itu poin terpentingnya. Bukan tentang intensitas berapa banyaknya dia melakukan hal – hal manis tersebut, atau kejutan apa yang dia berikan.
Jika gadis yang ingin kau taklukkan memang mudah untuk diluluhkan dengan hal-hal seperti itu, well just do it! Tapi bagi beberapa pria yang sedang mengalami kesulitan untuk membuat hati pujaannya takluk walau sudah dengan berbagai rupa so sweet things coba pikirkanlah 2 kemungkinan ini.
1) bahwa dia memang bukan gadis yang bisa takluk dengan so sweet things..atau 2) maybe you’re just not that into her,,or..she’s just not that into you:)
this picture is the sweetest one of a couple who love each other till the rest of life, dont you feel the same like me?:)
Volcanic Ashes @ Yogyakarta
30 Oct 2010 Leave a Comment
First time in my life, i found my house covered by ash. It looks like snow -though i never seen it- but, the view is just white surround me. The ashes derived from Merapi mountain. Since it erupted about a week ago, this day (30/10/2010) it’s volcanic ashes reach the Yogyakarta city.
Well, Merapi is located in Sleman, one district of Yogyakarta. But since i was born 20 years ago, it’s ashes never been fly until the city (Yogyakarta) when it erupted.
Here some photos of Yogyakarta’s situation that i took from my cellphone today.. *sorry if its quality isn’t pretty good >.<
@Sekip (Gadjah Mada University)

my BF..*u looks like in Europe boy,hehe
)

More photos and news
http://www.demotix.com/news/491432/volcanic-ash-covers-northern-yogyakarta
Bersyukur :)
15 Aug 2010 Leave a Comment
Rasa iri,,cemburu,,mungkin suatu bentuk perasaan yang cukup manusiawi untuk dirasakan tiap insan manusia
Melihat sesuatu hal dari orang lain yang mungkin ‘nampaknya’ lebih indah,,atau melihat sesuatu yang dimilki orang lain tapi tidak kita miliki..
Tapi terlepas dari itu,, i have my own life..my precious life..:)
Mamah,,Papah,,Mbak Donna,,Mas Iful,,Mas Dhoni,,Nashya,,,lalu sang calon keponakan baru lagi, dan tentu saja “dia” : )
Dan saya sadar,,tidak ada sesuatu yang akan abadi..maka dari itu selama Alloh masih mengijinkan saya memiliki semua nikmat ini, saya akan berusaha menjaga, melindungi, dan mensyukurinya
Tidak ada alasan untuk iri
Tidak ada alasan untuk cemburu
Aku bersyukur dengan yang telah kumiliki sejauh ini
Alhamdulillah Ya Rabb…..
Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.s. an-Nahl: 18).
Pengalaman Jadi Urban Sehari di Jakarta (Part2)
04 Apr 2010 Leave a Comment
in my activities Tags: jakarta, kecopetan di kereta, stasiun Jatinegara
…
ternyata suara teriakan ibu yang ada di kursi belakang itu, gara2 ada copet yang nyaris mau ngambil tasnya, dan mau lompat dari kereta!!
(Busyet!!Gilak aja tuh ya orang mau lompat dari kereta yang udah jalan!!!)
Untungnya sebelum berhasil kabur, tu maling berhasil disamber sama petugas keamanan,,syukurlah..
Ga lama dari kejadian itu, gerbong kami jadi penuh petugas keamanan lalu lalang sambil mengecek bahwa tiap pintu kereta dikunci.
Kondektur sewaktu memeriksa tiket, juga ditemani seseorang (entah siapa) yang bawa semacam daftar barang2 bawaan penumpang. Orang itu, sambil nemenin kondektur, juga semacam mencatat berapa jumlah tas yang ada di bagasi atas di masing2 penumpang
Ternyata emang ga ada jaminan naik kereta eksekutif aman dari maling.. Malah kayaknya saya juga lebih sering denger crita kemalingan di kereta eksekutif. Dulu kk angkatan saya juga pernah cerita, kerampokan uang jurusan, HP Blackberry, waktu pulang dari lomba di Jakarta. Malah ada juga penumpang yang katanya laptop di tasnya dicuri n diganti sama 1 rim kertas HVS!!!!astaughfirullah…>.<
Saya, putri, sama erdi juga jadi parno sama kejadian tadi. Konon katanya yang rawan kemalingan tu penumpang yang duduk paling belakang sama yg paling depan, dan kita duduk di bangku PALING DEPAN..x.x.
Walau barang2 udah dicatet sma ‘asisten kondektur’ tadi, tetep aja rasanya masih ga tenang.
Dan saya jadi bertekad, ga tidur sampai terjamin kalau kondisi bakal aman terkendali. Jadilah s.d. sekitar pukul setengah 12 malam, saya masih belum tidur dan masih awas sama keadaan sekitar. Terutama waktu kereta berhenti cukup lama di stasiun purwokerto yang rawan penumpang atau pedagang2 naik turun.. Sementara Putri yang duduk di sebelah saya ternayta sudah tepar dari tadi..
Karena saya gag mungkin terus2an melek sampai tujuan dan besok hari juga masih harus interview, akhirnya saya pasrah sambil berdoa
“Ya Allah, kami 3 orang anak kecil-kecil (badan kami ber3 kebetulan kecil2), pergi jauh ga ada orangtua yang ndampingin,,(walaupun kami udah kuliah, tp ada jg yg blum terbiasa pergi jauh sendiri),,lindungi kami sampai tempat tujuan Ya Allah, dan juga barang2 bawaan kami,,amin..amin..amin..”
(Dan ga lama setelah itu saya pun tidur, pulas sekali)
Sekitar pukul 3 dini hari, saya terbangun oleh alarm HP yang memang saya set jam sgitu. Kalau jadwal kereta tepat, harusnya kereta sampai St.Jatinegara sekitar pukul 4.00. Tapi waktu saya lihat keluar, ternyata kereta barusaja melewati Stasiun Cikampek. Berdasarkan pengalaman, Cikampek-Jakarta kalau dg kereta, berarti masih 1,5 jam an lagi. ‘Keretanya berarti telat, sampe Jatinegara pas subuh setengah 5 ni’, pikir saya.
Dan saya juga mengecek bagasi tas,,Alhamdulillah, tas nya masih ada..makasih Ya Alloh…>.<
Sms tiba2 masuk di HP saya..Ternyata dari Ibunya Putri yang tanya posisi sekarang sudah sampai mana dan juga bilang kalau udah ada saudaranya Putri yang nunggu di stasiun.
Jadi keinget, kayakna dari tadi saya belum disms / ditelpon2 sama orang tua saya,,tumben2an ni..
Walau pertanda baik juga kalau saya mungkin dah dianggap mandiri sama orangtua dan bisa jaga diri walau pergi2 jauh sendiri..^^ (persiapan pergi2 mandiri di satu pulau dulu sebelum besok2 kalau ke luar Jawa, atau malah luar negeri, amin…:D)
Sekitar pukul setengah 5 pagi (22 Maret 2010)
Kereta mulai melambat,, petugas mengingatkan kalau sesaat lagi kereta akan berhenti di St.Jatinegara..
Saya, putri sama erdi bersipa2 dengan barang bawaan kami, dan ketika kereta benar2 telah berhenti,,kamipun turun
Yeah, WELCOME TO JAKARTA!! Selamat akan menjadi urban baru sehari di Jakarta!!
Stasiun Jatinegara di pagi hari sudah sangat hiruk pikuk, padat sama orang2 dengan pakaian biasa atau pakaian perlente.. Bawaan karung besar, tas2 ransel, atau koper2, orang2 sudah sibuk sana sini..
Teringat rencana kami begitu sampai sini. Cari musholla, sholat, habis itu cari toilet untuk mandi!!
Di stasiun, kami btemu sama saudara Putri yang akan menemani pagi itu. Musholla ternyata ada di seberang stasiun, jadi kami harus menyebrang untuk sholat subuh.
Mushola kecil itu juga sudah sangat padat orang-orang untuk bersembahyang. Eh, di sebelah mushola ternyata ada toilet.. Kayakna lumayan PW dan bersih buat mandi (hbs toilet yang pas bener ada di stasiun kliatannya dari luar udah agak gimana gitu..>.<)
Selesai sholat, kita dibeliin teh anget sama kakaknya Putri.. Sambil nikmatin teh, tiba2 ada serombongan anak cow ngehampirin Erdi
"Kamu dari klaten bukan??",tanya salah satu cow sambil ngliatin Erdi
"Iya,,kok tau……eh…kamu dari Klaten juga ya??"tanya Erdi
"Iya,,,kita satu SMA beda angkatan tapi,,Erdi kan kamu??apa kabar bung…!!ngapain di Jakarta..??", lalu orang itu nepuk2 bahu si Erdi dan njabat tangannya. Erdi yang mulai sadar kalau itu temennya juga tersenyum lebar mbales jabatan tangannya..
Aku sama putri yang ngliat pemandangan itu cuma mlongo.. Wah wah, bener2 kayak orang rantau aja ni, ketemu teman sekampung halaman di kota orang.. Dari percakapan mereka, ternyata rombongan2 orang itu critanya lagi mau cari kerjaan di Jakarta..
"La arep ngopo kowe nang Jakarta, Di?" tanya orang itu ke Erdi (saya sudah dikenalin tapi skrang dah lupa namanya >.<)
“Iki, arep njajal njajal wae nglamar magang ning Astra”
“Oh yo podo2 sukses wae yo.. Eh, kowe numpak sepur opo mau?”
“Taksaka”, kata Erdi
Tuh orang tiba2 ngrasa agak aneh..”Walah, walah,,numpake ae wis eksekutif to, ckckckck..kok ra numpak ekonomi to”
Nada2nya terdengar agak menyindir gitu, tapi tiketnya minggu malem kan juga cuma tinggal eksekutif aja. Yang bisnis juga udah habis (secara yang beli tiket saya -.-). Dan kalau ekonomi…hngg, kalau saya sendiri sih, kayakna ga bakal dibolehin pergi jauh2 dan (apalagi) sendiri (tanpa saudara/orangtua) kalau naik ekonomi.
Sementara erdi sama temen2 sekampunghalamannya masih asik2 ngobrol, aku sama putri memutuskan untuk mandi saja.
Ada 4 toilet putri di situ. Waktu kami lihat bagian dalamnya, airnya bersih, tempatnya juga cukup lapang dan bersih juga. Ada mbak-mbak yang barusan keluar dari salah satu toilet, dan sepertinya juga habis mandi.
Yah, walaupun toiletnya ga selapang atau sebagus yang di Gambir yang ada shower-nya (dulu pernah pengalaman mandi pagi juga di Gambir sama keluarga waktu “suddenly travelling”, jadi tau juga n.n), tapi karna udah niat sedari Jogja, kami bgitu di jakarta bakal mandi di stasiun, jadi ya gak ada pilihan lain..>:)
Akhirnya setelah beberapa menit (sebenernya agak lama juga si,,namanya juga ga mandi di tempet sendiri, riweuh sama barang2 yg masuk kamar mandi), aku sama putri, di waktu yg hampir bersamaan, keluar dari kamar mandi. Di luar ternyata udah banyak yang mengantri. Sepintas denger juga dumelan yang bilang kalo kita lama banget di kamar mandi, atau berasa kamar mandi milik sendiri..
Huhu, ya maaf ya bu…terpaksanya kami harus begini buat mandi..>.<
Habis mandi dan ganti baju, dandan dandan dikit, benerin jilbab, VOila!! selesai sudah preparationnya!
2 gadis yang sebelumnya masuk kamar mandi dengan baju seadanya, muka kucel slepas perjalanan, keluar bagai 2 orang saleswoman yang siap menawarkan produk…!!(kebetulan baju saya dan putri yg pakai waktu itu model dan warna nya hampir sama. Kemeja putih dengn motif garis2, berasa seperti sales). Membawa tas ransel di punggung(saya) atau tas wanita yang menggembung (putri), seolah-olah sudah siap dengan barang yg akan ditawarkan..x.x
Erdi ternyata juga sudah siap. Ga jauh dari kami yang juga sudah dengan penampilan rapi, alhasil.. 3 orang dari tanah Jawa (lebay.com :p) siap mengembara dan mengadu nasib di Jakarta demi..(bukan menjadi sales tentunya!!).. menjemput kesempatan dan peluang magang di Jakarta untuk masa depan (bahasanya…>;p)
Dan kami pun keluar dari Stasiun Jatinegara..
Begitu melangkah di luar…
Cihaaa…..lihatlah luar kawan!!
INILAH JAKARTA!!
to be continued…
Pengalaman jadi Urban Sehari Di Jakarta (Part 1)
29 Mar 2010 1 Comment
in my activities Tags: Astra Otoparts, Kerja Praktek, magang, peluang, pengalaman, perjalanan
Pengalamanku ini tepat terjadi minggu lalu, yang mana kalau sekarang inget masih kerasa baru kemarin kejadian,,dan apa yang kurasain minggu lalu bener2 mjd salah satu pengalaman yang mengesankan..^^
Singkat cerita, saya dapat info dari kakak angkatn bahwa ada lowongan magang di Astra Otoparts Jakarta. Infonya pun juga dapet dari note yang di tag ke FB saya.. Iseng2, tanya lah saya ke kakak angkatan yg nginform ttg magang itu. Terus terang, pertama kali saya baca infonya, saya langsung tertarik, krn magang ini bisa sekalian jadi peluang Kerja Praktek.. Berhubung saya juga dari orang yang biasa-biasa aja, yang ga punya Ayah, Paman, Pakdhe, atau koneksi2 perusahaan untuk KP seperti kebanyakan temen lainnya (yg krn ada koneksi, gampang bgt buat apply-nya ; sementara seperti saya harus berjibaku kontak2 atau masuk2in proposal dg jalur konvensional kalau mau KP, I think.. This one is a great opportunity dan jangan dilewatin gt aja!>_<
Tapi gag asik rasanya kalau saya nyoba peluang itu sendirian. Jadinya saya juga mencoba bertanya dan mengajak beberapa teman saya ttg magang ini. Dan kebanyakan, mereka agak kurang sreg utk ikut (walau kebanyakan juga bilang tertarik) karena pertimbangan yang macem2. Mulai dari waktunya yang 2 bulan, tanggung jawab organisasi, kepanitiaan, asisten lab, syalalalala…(dan lain-lain maksudnya).
Saya sendiri sih, semester ini kebetulan gag lagi banyak amanah tanggung jawab asisten, kepanitiaan, atau sebagainya, jadi kupikir, "kenapa gag coba aja?Kuliah,,yah nanti paling bisa diurus lah. Kesempatan biasanya gag datang 2x, jarang2.."(terlebih saya memang orang yang suka hal-hal yang bisa nambah pengalaman, tipe eksplorer
)
Alhamdulillah, akhirnya saya dapet 2 orang teman yang juga berminat nyoba peluang ini, Putri dan Erdi. Setelah dapet 2 "bolo" ini, saya hubungin kk angkatan saya lagi, dan tanya "what next step we have to do" selain katanya ngirimin CV. Si mbak (mbak ntan ^^) pun sms yg isinya.. "interview di Jakarta ya dek, besok senin"
DONG DENG,,Senin besok itu???!!seriusan??(sms itu dtg hari kamis, 3 hari sebelumnya) dan kita pun sempet kaget juga.. Weh,,pantesan aja kalo anak2 ga siap kalo besok senin harus dah ke Jakarta dan interview.
Setelah nglaluin discuss yang panjang, pertimbangan ini itu dengan kedua teman saya tadi..akhirnya kami tetap memutuskan : Nekat ke Jakarta!
Saya pun sudah bilang ke kedua orangtua saya, dan mereka mengijinkan..
Saya pun mulai bertanya tanya sama Papah, kalau ke daerah Kelapa Gading, kalau naik kereta lebih dekat turun dimana??
(*FYI : ceritanya ini, saya sdh berencana ke Jakarta naik kereta, tentu aja gag sama kedua orangtua saya.. Setelah pernah ke Surabaya sendirian naik kereta api, saya sudah dianggap bisa mandiri untuk kemana-mana.Menyenangkan ^^)
Lalu Papah bilang, "Kamu kan udah biasa baca maps. Liat maps sana". Habis itu sy buka2 atlas n peta jakarta edisi tahun kapan itu ya..(belum banyak revisi). Krn petanya ga jelas,akhirnya lihat Google Maps, dan ketemu kalau St.Jatinegara lebih deket utk ke Kelapa Gading.
Setelah saya informkan ke kedua temen saya, akhirnya diputuskanlah :
Ke JAKARTA hari MINGGU MALAM naik kereta. Sampai di JAKARTA hari SENIN subuh. Setelah sampai di sana, kami akan langsung ke kantor Astra. Urusan MANDI dan MAKAN, kami akan mandi di STASIUN >:D.
Hari sabtu, saya memesan tiket untuk perjalanan minggu malam. Hari minggu termasuk hari yg crowded utk transportasi kereta. Rencananya mau naik kereta kelas menengah aja a.k.a Bisnis. Tp tiket2 perjalanan malam ke Jakarta hari minggu itu sudah habis, dan akhirnya dapatlah tiket Taksaka.
Minggu Malem(21/3/2010).19:10
Saya bertemu dengan kedua teman saya di stasiun. Dianter mamah, papah, n Nashya ke stasiunnya. Taksaka pun meluncur berangkat pukul 20.00.
Kereta pun mulai melaju meninggalkan st.Tugu, and several minutes later (this is truly happened!), kami mendengar suara jeritan dari arah belakang dari gerbong yang sama dimana kami berada. Suara teriakan panjang yg kami kira suara seorang Ibu. Serentak, seluruh penumpang di gerbong berdiri dan menoleh ke belakang, ingin tahu apa yang terjadi. Karena kami duduk di seat plg depan, dan teriakan dari seat plg belakang, saya kiranya ada orang yang lompat dari kereta / jatuh dari kereta (krn suara jeritannya kyk org histeris..!)

(to be continued)
Open Happiness :)
04 Feb 2010 Leave a Comment
in Uncategorized Tags: coca cola, english translation, monkey majik, open happiness
I woke up this morning toss and turning
The present is too much too bear
I missed you, even if I prayed there’s nothing I can do
Would you come home to me?But more than anyone
Beat the feeling, always dreaming
Cause I only want you in my life
I want you back, please don’t cry, because you’re always on my mind
Happiness can be found, you know it’s happiness
When you wake up, a new (world)
I know we lost track in a world that no one has seen before.
Your happiness my happiness
Breaking through the blue sky
I wonder wonder wonder where your feet have been
I’ll search for it
How long has it been since we separated?
The seasons have changed, haven’t they
As long as you find me, i’ll keep you beside me
No matter how far the distance
You know, i’ll be waiting baby, nothing will change
That smile that always waited
That smiling you is no where to be found
A lot of worries, even a small seed
You know that my hand are full now, overflowing
Those seed one by one
A greater future for the two of us
All my life the seeds of time have overflowed and now i know
What kind of ordinary future ahead of us
The grass on the other side is such a dazzling green
I know it’s a mistery, need something to hit me
it’s time to go and get myself in line again
I’ll let the small seeds bloom into flowers in the future
Brilliant colors before long
I can’t see you but i feel you near
Blooming everywhere
We will be together
One day the two of us
I woke up this morning toss and turning
The present is too much too bear
I missed you, even if I prayed there’s nothing I can do
Would you come home to me?now would you come home to me?
Happiness can be found, you know it’s happiness
When you wake up, a new (world)
I know we lost track in a world that no one has seen before.
Your happiness my happiness
Breaking through the blue sky
I wonder wonder wonder where your feet have been
I wonder wonder wonder where your feet have been
I’ll search for it
**englih translation of Open Happiness (Monkey Majik)
i post it just because i love this song much..(and also it’s meaning, for sure)
Harmonika dan Biola
02 Feb 2010 1 Comment
in Uncategorized Tags: 3/4, ansamble musik, beasiswa, biola, harmonika, pemberian, perjuangan, SMA, Stainer
adalah 2 dari alat2 musik yang saya miliki..
Dan keduanya memiliki ceritanya sendiri2
Saya memainkan harmonika sejak SD, sekitar kelas 5 atau kelas 6 saat itu.
Awalnya gara2 ngliat film Digimon 1, karakter Yamato yang biasa bawa harmonika kemana2 dan sering main harmonika..
Dari itu, saya ingin bisa bermain harmonika, dan ternyata ayah saya mempunyai sebuah harmonika. Harmonika lama merk………. Ketika saya mengungkapkan keinginan bisa bermain harmonika, Papah lalu memberikan saya harmonika itu.. Bingung melihat bentuk batang harmonika, saya bingung bagaimana cara nada2nya bisa dimainkan. papah cuma bilang, itu cuma seperti ditiup dan ditarik. Untuk nada do, mi, sol ditiup, sisanya semacam dihisap begitu lah.
Dan tidak butuh waktu yang lama bagi saya untuk menguasainya. Saya pun juga segera mengetahui letak2 nadanya.
Saat saat itu, saya selalu membawa harmonika kemanapun saya pergi. Piknik SD, perpisahan saat2 SD, dan ketika itu, saya masih senang menyendiri dan memainkan harmonika saya sendirian. Saat sedih, saat kesepian, harmonika menjadi semacam alat musik yang menyuarakan perasaan hati saya.
Tapi itu dulu, waktu SD.. Selang waktu sejak beberapa saat itu, saya “meninggalkan” harmonika saya. Dan ketika SMA, saya bergabung dengan grup ansamble musik. Karena saya tidak terlalu mahir memainkan alat2 musik yang lain (seperti keyboard-walaupun sedikit2 saya bisa), sayapun kembali memainkan harmonika saya. Lagipula di grup ansamble waktu itu, gag banyak yang bisa memainkan harmonika. Hanya saya dan seorang teman anak aksel. Dan ketika akhirnya teman saya fokus belajar untuk ujian akhir dan mundur dari grup ansamble (karena kelas akselerasi itu tadi), akhirnya hanya saya sendirian yang memainkan harmonika disana. Dan kalau boleh jujur, walau harmonika emang punya nadanya yang khas dan indah (hehe), tetapi kalau di dalam grup ansamble, suaranya “kemakan” sama suara2 alat musik yang lain. Mana waktu manggung, biasanya mike barengan sama kakak nagkatan yang main flute, jadinya bener2 berasa kayak gag kedengaran suara harmonika disitu. Saya juga belum pernah denger ada harmonika elektrik (biar suaranya bisa lebih kenceng), akhirnya lagi lagi) saya meninggalkan harmonika saya dan bergabung dengan teman2 yang bermain pianika.
Tentang harmonika, saya juga punya cerita tersendiri. Waktu itu, seorang teman dekat SMA saya pada suatu saat tiba2 menyodorkan pada saya sebuah kotak. Lalu dia bilang, “kapan2 ajari saya bermain harmonika ya”. Sungguh waktu itu saya sangat surprise, dan tidak menyangka teman saya yang terlihat cuek itu, ternyata memperhatikan permainan harmonika saya dan dia memberikan harmonika itu untuk saya. Dan dia ingin mendengar saya memainkan harmonika di depannya.
Dan tentang biola, alat musik ini punya ceritanya sendiri..
Sekarang saya sudah memiliki sebuah biola 3/4 merk Stainer. Ukuran 3/4 ini emang disesuain sama ukuran tubuh dan ukuran panjang tangan saya yg emak termasuk kecil..n.n.
Dari dulu saya selalu pengin punya biola dan bisa main biola. Tapi orangtua saya entah knapa,,sangat2 ga setuju buat saya punya alat musik ini. Kedua kakak saya juga dari dulu sebenernya pengin main alat musik dg 4 dawai ini juga, tapi selalu dilarang. alasannya macam-macam lah (dan cenderungnya agak ga masuk akal). Seperti misal orang yg main biola itu cepet mati, penyakitan, umurnya pendek..heu3, aneh kan..>.<
Pernah suatu ketika kakak cowokku ngajak aku ke toko biola & diam2 mw beliin biola tanpa sepengetahuan orangtua (terutama dari Mamah). Maksudnya kakakku, biar yang penting dibeli dulu, urusan penjelasan ntar aja di belakangan, gt…
Eh, ga tau gmana,,kita udah sampe ni di toko biola&milih2 juga, tiba2 HP kakak berdering. TUUUUT,,diangkat, well, trnyata telpon dari Mamah.
"Lagi pada dimana ni?diluar hujan lo.."
(Kakakku yg ga bisa / biasa boong – walau terdiam sejenak sambil mikir- akhirnya ngomong juga)
"ee…di toko biola…"
Aku yang waktu disamping kakakku tau klo yg telpon dari mamah, langsung ngelirik&walau aku ga megang HPnya, aku bisa denger kata2 mamah darisitu
"Ngopo ning toko biola???”(kenapa ada di toko biola-red)
“Ee,,,anu mah,,liat2 dulu,,maw nyariin buat dinda…”,kata kakakku pelan.
“Ora!!!Ra Sah!!!‘ (suara mamah dari telpon kedengeran keras&aku juga bisa denger)
“Mending tukokke sepatu wae kono, jarene wingi dinda butuh sepatu”(lebih baik dibelikan sepatu saja, katanya kemarin dinda butuh sepatu)
DUERRR!!Biola dibandingin sama sepatu,,alamaakk..>.<.
Karna ga berani mbantah, akhirnya aku dan kakakku keluar dari toko alat musik itu. Aku sendiri juga udah semacam ga peduli, kecewa juga ga, aku juga ga bisa apa2 klo mamah udah bilang ngga. Akhirnya kita terus pulang ke rumah (dan ga jadi ke toko sepatu juga :3)
Sampai pada suatu ketika, kakakku tau aku lagi apply sebuah beasiswa pendidikan. Kalau lolos, tunjangannya termasuk cukup besar&bisa bantu orangtua bgt dari biaya kuliahku. Disitu kakak motivasi aku&doakan aku supaya aku bisa lolos beasiswa ini. Dia juga bilang ke aku, kalo aku bener bisa lolos ni beasiswa, sebagai hadiahnya, kakak akan belikan aku biola. Dia juga bilang, pasti Mamah ga akan keberatan kalau aku dibelikan biola, apalagi kalau aku lolos beasiswa ini.
"Mah, kalu dinda lolos beasiswanya, aku belikan biola ya", katanya suatu hari.
Mamah diem sejenak dan bilang, “Yo, tur nek lolos yo,,sakkareppe nek arep opo”(Ya, tapi kalau lolos ya,, terserah mau apa).
Dan setelah lewati masa seleksi yang cukup panjang&berbulan2, alhamdulillah,,akhirnya aku bisa dpt beasiswa itu. Dan seperti janji kakakku itu, dia membelikanku sebuah biola yang dibeli di Jakarta. Kakak perempuanku dan kakak iparku yang membawakan titipan biola dari Jakarta itu ke Jogja. Sungguh,,aku benar2 terharu bisa dapetin biolaku yg sekarang ini. Dan lagi juga buat kakakku yg satu itu, i love you dah…!!aku bener2 sayang sama dia, dah berjuang juga buat belikanku benda yg dari dulu diimpikan..:’)
Dan sekarang ini, biola 3/4 ku yang kuberi nama “Teci”. Kenapa Teci?? Aku sendiri juga ga tau kenapa,,yang langsung terlintas di pikiran saja..Aku juga suka sama nama itu,Teci =).
Jadi walau aku belum bisa mainin Teci-ku dengan sempurna, dg pelan-pelan belajar dari awal, aku tau suatu saat nanti aku bisa mainin alunan melodi yang indah bersama teci-ku ini >:)
Is this good to be ambitious???
31 Jan 2010 Leave a Comment
in my contemplation Tags: ambisius, kacamata kuda, semangat
Akhir akhir ini aku cukup tergelitik dengan hal ini. Beberapa orang di sekitar / orang-orang yang aku kenal, adalah orang-orang yang ambisius (setidaknya ini yang aku rasakan). Pun penyebabnya macam-macam. Ambisius untuk mengejar kedudukan, mengejar prestise, mengejar prestasi, dan lain sebagainya. Well, aku akui..ada sisi yang aku kagumi dari orang-orang macam itu. Semangat juang, usaha, dan kerja keras yang mereka kerahkan untuk bisa mencapai ambisi mereka, memang patut dihargai.
hanya saja, yang lebih banyak kulihat dan kurasakan, orang-orang macam itu jadi cenderung egosentris. Orang-orang yang jadi hanya berfokus pada dirinya sendiri saja, hanya ambisinya saja. Dan entah kenapa-kalau boleh saya analogikan-, mereka itu spt orang2 yang memakai kacamatakuda. (Tau kan kacamata kuda gmana?? yg biasa dipake ke kuda yg bikin kuda biar ga meleng liat sana sini tp lurus liat jalan di depan). Lurus, ga ngliat sekitar. Dan seringnya mereka jadi cenderung kurang peka atau kurang berempati thdp orang-orang/perasaan orang-orang yang ada di sekitarnya.(syukur setidaknya org2 yg kukenal ga sampai menghalalkan segala cara utk mencapai tujuannya, Insya Allah)
Dari sudut pandang diriku yg agak2 plegmatis ini,kadang berada di antara orang-orang yang ambisius terasa agak menyesakkan hati,(ekstrimnya: ngrasa agak terintimidasi) entah kenapa. Tapi sebelumnya dibedakan ya, antara orang-orangyg bersemangat tinggi sama orang yang ambisius!! Itu 2 hal yang berbeda. Jadi bukan berarti kalau aku berada di antara orang-orang yg bersemangat tinggi, aku jadi ngrasa terintimidasi, bukan begitu! Beda.. Orang2 yang bersemangat dg “tulus” (waduh, bingung pilih kata yg tepat utk jelasin yg aku maksud,,,jd biar aku tulis bgitu aja) scara otomatis bisa mempengaruhi mood dan jiwaku untuk turut bersemangat. Tapi dengan orang-orang ambisius, ga tahu kenapa, justru terkadang buat diriku terasa kayak terintimidasi, gerah, dan rasanya ingin menghindar.
Tiba tiba jadi kepikiran juga ni, sebenernya siapa yang ‘error’ di sini ya..?Orang orang ambisius atau emang justru diriku sendiri ini yang merasakan ketidaknyamanan diantara orang-orang ambisius??
Haha..it’s just my random contemplation..
Hold on..
24 Sep 2009 Leave a Comment
in just what my heart say Tags: hati, karma, kejujuran
jujur,,ini bukan perasaan yang mudah..
Tak mudah untuk terus bertahan pada perasaan dikala dia tak menoleh pada kita..
tak mudah untuk terus setia dikala dia pun tak pernah peduli atas apapun pada diri kita..
Hati yang berkali2 terasa kelu dan letih atas sesuatu yang tak pasti, namun tak jua dapat untuk segera berpaling
meskipun terasa sakit yang berulang ulang, namun tak jua berhenti mencemaskan keadaan dan bertanya2 ttg kabarnya
ah~mungkin ini karma..
aku tak pernah membayangkan pada akhirnya aku juga merasakan perasaan semacam ini
ahaha~bodohnya…
mungkin ini terlambat, tapi biarlah..
pada saatnya angin kan menunjukkan arahnya jua,
dan gelombang kan tau dimana perahu harus melabuhkan jangkarnya..
dan untuk saat ini aku kan tetap mencoba bertahan













